Antisipasi Kanaikan Harga Pangan Jelang Ramadhan, Sutan Riska Gelar Bazar Murah

Antisipasi Kanaikan Harga Pangan Jelang Ramadhan, Sutan Riska Gelar Bazar Murah
Persiapan bazar murah di BBI Sungai Dareh

Hampir bisa dipastikan, menjelang memasuki bulan ramadhan harga berbagai komoditi pangan pokok bakal melejit. Dan hampir bisa dipastikan pula, rakyat kecil alias wong cilik yang bakal menanggung risiko terberat. Dengan pendapatan pas pasan, banyak anggota wong cilik yang terpaksa mempererat ikat pinggang lantaran harus mengurangi kebutuhan pangan yang tidak lagi cukup dibeli dengan uang yang ada di kantongnya.

Lantaran itulah, Bupati Dharmasraya Sutan Riska Tuanku Kerajaan memerintahkan Dinas Pangan dan Perikanan mengambil langkah langkah untuk menstabilkan harga sejumlah pangan pokok. "Dinas Pangan dan perikanan yang salah satu fungsinya menjaga stabilitas harga pangan pokok, harus berupaya agar kenaikan harga pangan khususnya menjelang bulan ramadhan bisa diantisipasi. Kasihan rakyat kita yang berpenghasilan pas pasan. Berat bagi mereka memenuhi kebutuhan pangan keluarganya karena harganya naik," kata Bupati Sutan Riska.

Kader PDI-P yang memiliki segudang prestasi itu memang punya rasa empati yang tinggi, terutama kalau sudah menyangkut wong cilik. Bagaimana perjuangan wong cilik dalam menyiasati keuangan tatkala ada gejolak harga pangan, menjadi perhatian bupati termuda Indonesia. Rajo Koto Besar itu langsung minta agar dilakukan langkah langkah jangka pendek agar lonjakan harga pangan jelang ramadhan tidak mencekik.

Plt. Kepala Dinas Pangan dan Perikanan, Budi Waluyo, S.PKP kepada wartawan di Pulau Punjung mengatakan, memenuhi perintah bupati pihaknya menggelar bazar murah, khusus komoditi pangan yang biasanya naik harga saat ramadhan tiba. Bazar akan dilaksanakan di komplek BBI Sungai Dareh setiap Rabu. Komoditi yang disediakan adalah ikan segar, telur, minyak goreng, gula, beras dan ada juga produk olahan dan pangan lokal.

"Harga cukup murah. Telur kita jual Rp 36 ribu perlapik, beras Rp 11 ribu perkilogram, gula Rp 11,500 perkilogram, minyak goreng 11.500 perliter, ikan lokal Rp 33 ribu perkilogram, Ikan laut Rp 60 ribu perkilo," kata Budi. Dia menyebut masih ada produk olahan hasil perikanan dan pangan lokal yang juga dijual dalam bazar. Dan juga dikatakan, petani produsen pangan juga bisa bersama sama menjual produk pertanian di lokasi Bazar.

Sumber : https://www.kantorberitathetarget.com/berita-antisipasi-kanaikan-harga-pangan--jelang-ramadhan-sutan-riska-gelar-bazar-murah.html?

Share Berita

Komentar Berita