DINAS PANGAN DAN PERIKANAN IKUT MEMERIAHKAN HARI PANGAN SEDUNIA KE-39 TINGKAT PROVINSI SUMATERA BARAT

DINAS PANGAN DAN PERIKANAN IKUT MEMERIAHKAN HARI PANGAN SEDUNIA KE-39 TINGKAT PROVINSI...
Piagam Juara II Kategori Lomba Pengolahan Pangan Lokal dan Juara Harapan II Kategori lomba Cipta Menu B2SA Dinas Pangan dan Perikanan

Dispakan ''-'' Sosial

Hari Pangan Sedunia (HPS) Ke-39 Tingkat Provinsi Sumatera Barat digelar dari tanggal 29 November - 1 Desember 2019 dengan berbagai lomba yakni Festival LombaCipta MenuBeragam, Bergizi, Seimbang, dan Aman (LCMB2SA), Lomba Pengolahan Pangan Lokal Berbahan Baku Ubi dan Jagung dan Pameran Expo Pertanian Pangan oleh 19 kabupaten/kota se-Provinsi Sumbar.

Lomba tersebut diselenggarakan di Halaman Kantor UPTD Distribusi, Pasokan Dan Akses Pangan Dinas Pangan Provinsi Sumatera Barat, Air Pacah, Padang.

Adapun peserta lomba dari Kabupaten Dharmasraya merupakan binaan dari Tim penggerak PKK Kabupaten Dharmasraya yang diketuai Ny. Dewi Lopita Sari, S.St dan binaan Dinas Pangan Dan Perikanan Kabupaten Dharmasraya yang dikepalai M. Yusuf, SH, yakni Kelompok Pengolah Pangan Lokal.

Menu yang dihidangkan pada kategori Lomba Pengolahan Pangan Lokal yaitu : Olahan Kering berupa lapis legit jagung pandan sedangkan olahan kering berupa sagun bakar. Untuk kategori Lomba Cipta Menu B2SA berupa Lunch Box dengan menu : Ubi Katumburi (mengandungn nilai gizi 517,7 kkal, 123,7 gr karbohidrat, 8,4 gr protein), Spicy Sour Patin (mengandung 219 kkal energi, 24,7 gr protein), Rotoli Tofu (mengandung338,1 kkal energi, 26,6 gr protein), VegetableMix (mengandung 271,1 kkal energi, 12,2 gr protein) dan Pepaya (mengandung 116,9 kkal, 1,8 gr protein, 29,4 gr karbohidrat).

Dalam kesempatan tersebut, TP. PKK Kabupaten Dharmasraya meraih Juara Harapan II kategori Lomba Cipta Menu B2SA dan Dinas Pangan dan Perikanan meraih Juaran II pada Kategori Lomba Pengolahan Pangan Lokal.

Selain mampu meraih yang terbaik Lomba Cipta Menu ini juga bertujuan agar masyarakat terbiasa mengkonsumsi pangan yang bergizi, beragam, seimbang dan aman. Selain itu, masyarakat lebih inovatif untuk menghasilkan pangan dengan memanfaatkan bahan-bahan lokal.

Share Berita

Komentar Berita