GULAI IKAN BAUANG DAN SAMBA LADO CUMI ASIN, DI FESTIVAL PAMALAYU

GULAI IKAN BAUANG DAN SAMBA LADO CUMI ASIN, DI FESTIVAL PAMALAYU
Gulai Ikan Bawuang dan Sambal Ladi Cumi Asin

Minangkabau memang kaya akan makanan tradisional, makanan khas Minangkabau pernah juga menjadi makanan terlezat di dunia versi CNN. Makanan yang menjadi makanan terlezat di dunia tersebut adalah Rendang.

Selain itu, banyak lagi masakan khas Minangkabau yang juga sangat menggugah selera makan bagi penikmatnya, diantaranya Gulai Ikan dan Samba Lado. Sehingga ada ungkapan berkunjung ke Sumatera Barat belum lengkap kalau belum mencicipi sajian samba lado (sambal) khasnya. Sebenarnya, kuliner Minangkabau punya banyak jenis gulai ikan; ada gulai ikan kakap, gulai ikan tenggiri, gulai ikan patin dan jenis ikan lokal lainnya. Begitu juga dengan jenis samba lado khas Minang; ada samba lado merah, samba lado hijau, samba lado uwok, samba lado tanak, samba lado cangkuak, samba lado tulang, samba lado ikan asin bakar dan mungkin masih banyak lagi jenis samba lado yang hasil kreatifitas anak nagari di Minangkabau ini yang belum terekpose yang bisa menjadi ciri khas daerah tertentu di Sumatera Barat ini, dengan memanfaatkan sumber rempah-rempah dan pangan (hayati) lokal yang ada.

Dalam moment pelaksanaan Festival Pamalayu; Kenduri Swarnabhumi, yang digelar oleh Pemerintah Kabupaten Dharmasraya di areal komplek Candi Pulau Sawah Nagari Siguntur Kecamatan Sitiung mulai tanggal 18 s/d23 Agustus 2022, salah satu agenda kegiatannya adalah memasak masakan tradisonal Minangkabau yang berlangsung pada hari Kamis tanggal 18 Agustus 2022. Dimana Dinas Pangan dan Perikanan (DISPAKAN) menampilkan 2 (dua) olahan masakan tradisional khas Minangkabau yaitu Gulai Ikan Bauang yang merupakan salah satu ikan endemi Sungai Batang Hari. Karena ikan Bauang identik dengan Dharmasraya, tak heran dibeberapa warung nasi yang ada di Dharmasraya menyediakan menu masakan spesifik Gulai Ikan Bauang, sehingga kalau ke Dharmasraya, belum sempurna rasanya kalau belum menikmati Gulai Ikan Bauang.

Masakan khas Minangkabau ke-dua yang menjadi andalan Dispakan adalah Samba Lado, yang kali ini oleh para Srikandi Dispakan dipadukan dengan Cumi, yaitu Samba Lado Cumi Asin. Sepertinya masakan ini sederhana, tapi perpaduan rasa antara pedas dan gurihnya daging cumi sungguh luar biasa enaknya. Selain lezat dan mudah untuk diolah menjadi satu jenis makanan, cumi-cumi juga menjadi salah satu makanan laut yang memiliki kandungan gizi cukup tinggi. Begitu juga dengan Samba Lado, selain rasa pedasnya yang mampu menggugah semangat, ternyata samba lado menyimpan segudang manfaat bagi kesehatan diantaranya kaya akan vitamin A dan C.

Kegiatan memasak masakan tradisonal Minangkabau ini, diikuiti oleh seluruh perangkat daerah Kabupaten Dharmasraya, Pemerintah Nagari dan jajaran dinas pendidikan. Harapannya, nilai-nilai warisan tardisional dalam bentuk kuliner ini, tetap terwariskan dari generasi kegenerasi dan menjadikan khasanah bangsa yang patut dibanggakan sebagai sebuah kreativitas dan kearifan lokal anak negeri khususnya Minangkabau dalam mamanfaatkan seluruh potensi hasil bumi dalam bentuk pangan/bahan pangan untuk konsumsi dan kepentingan ekonimis masyarakat.

Share Berita

Komentar Berita